Sabtu, 22 Oktober 2011

Hamster Winter White

Winter White (Phodopus sungorus sungorus) ditemukan pertama kali dijadikan sebagai bahan tulisan pada tahun 1770. Nama winter white yg diberikan pada hamster ini didasarkan oleh perubahan warna bulu bila terjadi perubahan suhu. Pada musim dingin, bulu hamster ini akan berubah menjadi putih dan kembali ke warna asal pada musim panas.

hamster winter white berasal dari bagian timur Kazakhastan dan tenggara Siberia. Hamster ini mudah untuk dijinakkan karena sifatnya yang tak suka menggigit dan tidak agresif seperti campbell. Hamster Winter White memiliki penampilan yang mirip dengan hamster Campbell. Perbedaan terletak pada sifat dan ukuran tubuh. Banyak orang menyukai hamster jenis ini karena kejinakannya, namun pada beberapa hamster Winter White, ada yang menjadi terlalu manja sehingga malas bergerak. Umur 1,5 – 2 tahun bila dirawat dengan baik. Panjang 7 – 9 cm bila sudah dewasa.

Kelebihan hamster Winter White adalah:
  1. Merupakan hamster ‘ramah’ sejak lahir. Sehingga Anda tidak memerlukan usaha khusus untuk menjinakkannya.
  2. Cukup bermain dan memegangnya setiap hari maka ia akan jinak dalam waktu sekitar 1-2 minggu.
  3. Hamster jenis ini juga bisa berubah warna menjadi putih jika ditempatkan di ruangan yang dingin dan kembali menjadi warna aslinya jika ditempatkan di ruangan yang bersuhu normal.
Kekurangan hamster Winter White adalah:
  1. Bersikap terlalu malas, dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur dan makan dibanding bermain.
  2. Hamster Winter White juga ada yang galak dan menggigit,
  3. Untuk kasus seperti ini biasanya hamster jenis ini menggigit dengan lebih keras dan sering tidak mau melepas gigitannya.
  4. Berbeda dengan hamster campbell yang biasa menggigit tapi kemudian langsung kabur.

Variasi warna Winter White Hamster:
  1. Winter White Normal: Warna putih mati pada perut atau krem, memiliki 3 lekukan yang terdapat di sisi perut. Garis punggung atau dorsal lebih gelap dan memiliki 3 warna pada bulunya. Mata berwarna hitam dan meiliki telinga berwarna abu-abu.
  2. Winter White Sapphire: Warna abu-abu asap lembut rada kebiruan. Bagian perut bawah berwarna putih dengan lapisan biru lembut.
    Mata berwarna hitam dan telinga abu-abu dengan tekstur berwarna putih mati dibelakang telinganya.
  3. Winter White Pearl: Umumnya berwarna putih dengan warna samar disepanjang garis punggung.
  4. Winter White Imperial White: Ini adalah salah satu lagi pola gen. Warna perut putih, dengan kode gen WhWh yang letal.
  5. Winter White Merle:Ini adalah gen pola baru yang tidak/ belum memiliki designator. Lihatlah disebelah kiri gambar dua normal Merles. Yang satu dengan tanda Nike dan Musa.    

Sejarah Hamster

Hamster adalah binatang kecil yang termasuk dalam ordo Rodentia. Artinya, hamster termasuk dalam kelompok binatang pengerat seperti halnya kelinci, marmut, dan tikus. Walau demikian, orang, terutama di Indonesia, sering salah menyebut hamster sebagai tikus atau marmut. Tentu saja ini salah, karena mereka jelas berbeda. Dibandingkan tikus, hamster memiliki bentuk tubuh yang lebih bulat, berbulu (tikus nyaris tidak berbulu), memiliki aneka warna bulu, serta ekor pendek, tertutup bulu dan tidak jorok. Dibandingkan marmut, jelas hamster memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih kecil.

Berikut adalah taksonomi hamster ;
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Rodentia
Sub-Ordo : Myomorpha
Superfamili : Muroidea
Famili : Cricetidae
Subfamili : Cricetinae
Fischer de Waldheim, 1817

Hamster bukanlah binatang asli Indonesia. Kebanyakan hamster berasal dari daerah sub-tropis sebelah utara, terutama sekitar Rusia, Mongolia, Cina bagian utara, dan Siria. Ada banyak ragam hamster di dunia. Walau demikian, hanya ada 4 jenis hamster yang umum dipelihara di Indonesia, yakni:

- Hamster Syria,
- Hamster Campbell,
- Hamster Winter White, dan
- Hamster Roborovskii

Ada beberapa orang yang menyebut Hamster Cina. Hamster ini tidak populer di Indonesia dikarenakan proses pemeliharaannya yang tidak mudah, serta perkembangbiakannya yang relatif sulit.

Awalnya hamster digunakan sebagai binatang media percobaan di laboratorium. Seiring berjalannya waktu, hamster mulai dikenal sebagai binatang peliharaan. Wajah hamster yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang terpikat. Selain itu, memelihara hamster juga memerlukan usaha yang sangat minimal. Pemilik hamster cukup menyediakan aquarium, serbuk kayu untuk media tidur dan penyerap kotoran, botol minum, serta makanan yang memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhan gizi hamster. Semuanya sangat mudah.

Tidak semua jenis hamster mudah dipelihara. Pengetahuan teknis untuk memelihara hamster mutlak diperlukan. Beberapa jenis hamster, seperti Campbell mengenali lingkungannya dengan mencicipi (menggigit) untuk orang yang belum paham betul dengan perangai Campbell, bisa dipastikan akan sering digigit. Gigitan hamster tidaklah berbahaya, walaupun seringkali mengakibatkan tangan berdarah.
 

Jumat, 21 Oktober 2011

Hamster Roborovski

Hamster Roborovski (Phodopus roborovski) adalah hamster terkecil dan tercepat dari hamster yang lainnya. hamster ini berasal dari mongol bagian barat dan timur serta sebelah utara cina. Roborovski hidup di dalam lubang sedalam 50 – 150 cm. Umur hamster ini dapat hidup sekitar 2 sampai 3 tahun. Hamster sangat jarang menggigit dan cenderung takut pada manusia dibandingkan yang lain. Hamster jenis ini memiliki kumis yang sangat banyak. Hamster jenis ini tidak disarankan untuk pemula. Roborovski adalah hamster yang sangat romantis dan sayang satu sama lain. Jika hamster roborovski tinggal bersama-sama pada usia dini, mereka akan tidur bersama-sama, makan dan bermain bersama-sama. Roborovskis tumbuh sekitar 4 – 5cm panjang dan tidak sampai 7cm sebagaimana banyak sumber mengatakan. Memiliki tubuh berbentuk peluru dan kaki belakang yang sangat panjang untuk berjalan cepat. Dan berhati-hatilah saat anda memegangnya, karena hamster ini dapat berlari-lari dan ketakutan. Hamster ini menghasilkan 4-6 bayi hamster. Dan masa hamil hamser roborovski adalah 23-30 hari.
 
Kelebihan dan kekurangan hamster roborovski adalah sebagai berikut,
Kelebihan hamster roborovski:
  1. Salah satu hamster yang paling digemari juga karena ukurannya yang paling kecil.
  2. Mukanya yang paling berbeda dibanding hamster lain.
  3. Lincah dan suka bermain jadi terlihat lebih aktif.
Kekurangan Hamster Roborovski:
  1. Sulit dipegang karena biasanya mereka melompat jika berada di tangan manusia.
  2. Terlalu kecil untuk digenggam dengan nyaman.
  3. Sifatnya terlalu penakut.
  4. Hamster yang paling tidak cocok untuk anak-anak kecil yang baru mulai belajar memelihara binatang.


  
Dan roborovski hanya mempunyai 2 variasi warna yaitu:
  1. Roborovski Normal (Dominan) : warnanya coklat dengan sedikit warna hitam, bermata hitam dan telinga berwarna coklat krim.
  2.  Roborovski White Face : warna badan ada yang coklat dan putih. warna wajah putih. mata hitam dan telinga berwarna coklat krim.

Source : www.hamster-bertuah.com